Mengintai Ciuman Cupang! Ini 3 Bahaya - Mercy Browns

Mercy Browns

Berita Terbaru Terpopuler 2019

Image and video hosting by TinyPic
PandaIDPRO - Portal Akun Pro BandarQ dan Domino WongQQ - Situs DominoQQ Online Terpercaya BaliQQ - Situs BandarQ Online Terpercaya DotaQQ - Situs PokerQQ Terpercaya AsikQQ situs judi kartu online terpercaya

Saturday, July 6, 2019

Mengintai Ciuman Cupang! Ini 3 Bahaya


Mercy Browns - Ciuman cupang seringkali menjadi salah satu cara seseorang untuk meningkatkan gairahnya dan pasangan saat berhubungan seksual. Namun, ada bahaya mengintai dari kebiasaan tersebut.

Ketika isapan terlalu keras, cupang berpotensi menyebabkan pecahnya kapiler di bawah permukaan kulit. Hal inilah yang menimbulkan leher terlihat menghitam atau memar.

Namun, bukan hanya dari segi penampilan. Di sisi medis, beberapa masalah kesehatan juga bisa timbul akibat isapan leher. Salah satu kasus bahkan berujung pada kematian.

1. Stroke


Kematian akibat stroke setelah dicupang bukanlah hal yang langka. Beberapa kasus sudah membuktikannya. Misalnya, Julio Macias Gonzalez (17) yang meninggal setelah dicupang kekasihnya yang lebih tua.

Selain itu, Huffington Post juga melaporkan adanya kasus di 2010 mengenai seorang wanita 44 tahun yang harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita stroke. Lengannya tidak bisa digerakkan secara tiba-tiba. New Zealand Medical Journal menulis, para dokter menemukan bekas isapan di lehernya. Untungnya, pasien selamat.

Dikutip dari Your Tango, cupang berisiko menyebabkan gumpalan darah dan stroke yang serius, ketika kapiler pecah ke daerah sekitarnya. Sel-sel darah menjadi terganjal di pembuluh dekatnya dan menyebabkan pembekuan.

"Gumpalan darah apa pun bisa berpotensi mematikan. Namun, kemungkinan kematian akibat bekuan darah yang diinduksi cupang sangat, sangat rendah,"

2. Herpes Oral


Herpes oral bisa menyebar lewat cupang ketika pembuluh darah pecah dan terpapar virus herpes simpleks.

Dalam sebuah artikel di AP pada 1987, para dokter melaporkan kasus seorang pria 22 tahun, yang mengalami infeksi ini akibat cupang. Kasus tersebut dimuat di New England Journal of Medicine 1987.

Dibaca - Ingin Berhubungan Seks Yang Mantap? Yuk Ikuti 4 Manfaatnya

"Kasus ini menunjukkan bahwa virus herpes simplex dapat ditularkan melalui inokulasi langsung,"

Untungnya, kondisi itu bisa sembuh sendirinya dalam waktu tiga minggu.

3. Luka dan Perubahan Warna Kulit


Ketika pembuluh darah pecah, kulit mengalami cedera. Maka dari itu, bekas cupang bisa terlihat dengan jelas. Ini terjadi ketika luka tidak pulih dengan baik. Jika terlalu lama, kulit mungkin sedikit mengeras dan berubah warna.

Selain itu, jika isapan yang dilakukan sangat keras, mungkin saja luka yang ditimbulkan akan permanen.

No comments:

Post a Comment